Kamis, 01 Januari 2009

RAGU AKAN AMALAN AGAMA

Maaf ini hanya sekedar sharing dari buku yang saya baca tanpa maksud mengajari semoga bermanfaat.


Ustad : Bahwa dijaman sekarang ini orang sudah banyak ragu terhadap amalan agama Islam.

Santri : Mengapa terjadi ?

Ustad : Karena orang dijaman ini sudah banyak memikirkan kebendaan .

Santri : Maksudnya bagaimana ?

Ustad : Sekarang banyak orang yang memiliki harta yang berlimpah mobil yang bagus, rumah yang bagus enggan untuk melaksanakan sholat berjama’ah, enggan melakukan zikir setelah sholat. Padahal dunia ini adalah kehidupan yang semu dan akhirat adalah kehidupan yang abdi.

Santri : Innalillahi wa innalilahi rojiuum, itu bisa saja ada pada kita terkadang mau ke masjid saja malas kalau belum azan berbunyi, karena enak-enak nonton televisi. Terus apakah sebagian doa-doa kita tidak dikabulkan karena kita tidak yakin.

Ustad : Bisa jadi, kalau dulu jaman orang tua saya dulu bila sudah dekat waktu sholat sebelum azan sudah ada dimasjid apapun yang mereka kerjakan ditinggalkan. Kalau belajar mengaji walaupun jauh tetap dilakukan mereka pergi setelah subuh dan pulang setelah larut malam lumayan jauhnya rumah di Plered Purwakarta dan tampat pengajiannya di Wanayasa Subang.

Santri : Subhanallah, sampai begitu.

Ustad : Kalau kita ibaratkan bahwa waktu itu seperti es, dipanaskan habis mencair dibiarkan habis mencair diberi air habis mencair dikeringkan habis mencair, yang enak dimasukkan kedalam sirup walaupun tetap habis tapi tetap enak. Artinya waktu itu walau kita melakukan ibadah, maksiat, ataupun diam saja pastilah akan habis sama seperti es tadi. Yang paling beruntung adalah orang yang memanfaatkan waktunya untuk bertaqwa kepada Allah. Satu lagi kalau anak kecil sedang asyik bermain terus kita suruh berhenti disuruh mandi umpamanya biasanya dia akan menangis dan mengacak-acak mainannya sama karena tidak mau berhenti bermain. Kalau kita sedang asyik dengan permainan dunia ketika Allah memanggil kita untuk sholat kita tidak mau dengar atau mengerjakan sholat nya diakhir waktu.

Santri : Ya Allaah ampunilah kami hambamu ini yang zholim.

Edit by : Ragil Sutanto




Tidak ada komentar: